TRADISI EKSTRIM UNTUK MENJADI CANTIK
Cantik tidak selalu tentang tubuh langsing, bibir tipis atau kulit putih. Di beberapa tempat di dunia, kecantikan seorang perempuan ditentukan dari tradisi turun temurun. Sebagian tradisi tersebut menyakitkan, namun harus tetap dijalani. Nampaknya mereka mempercayai ungkapan No Pain, No Gain. Tanpa Merasakan Sakit, Tak Mungkin Mendapatkan Keinginan. Lantas seperti apa rasa sakit dan ritual adat yang harus dijalani untuk mendapat predikat cantik? Berikut 10 Tradisi Unik Menjadi Cantik di Berbagai Tempat Di Dunia..
- Merajah Seluruh Tubuh (Suku Amazon)
Jika semua wanita di belahan dunia yang lain mendambakan kulit yang mulus, tidak halnya dengan para wanita dari suku Amazon ini. Wanita suku Amazon akan mentato seluruh tubuhnya untuk memiliki penampilan yang mereka anggap cantik dan menarik. Tubuh dan wajah adalah kanvas bagi mereka, yang kemudian ditato dengan berbagai tanaman dan darah binatang.
- Menggunakan Kosmetik Berbahaya (Mesir Kuno)
Kecantikan wanita Mesir kuno memang sudah melegenda. Cleopatra adalah satu diantaranya, yang kecantikannya konon menakjubkan. Bahkan dilansir bahwa sejarah kosmetik yang berkembang hingga saat ini berasal dari negeri Piramida itu. Kosmetik yang digunakan untuk merias wajah wanita Mesir kuno ternyata terbuat dari bahan berbahaya seperti timah, tembaga, galena (sulfide timah) dan kohl (bahan berbentuk pasta dari logam campuran timah/bijih besi). Riasan wajah ini menyebabkan pengelupasan kulit secara terus menerus hingga akhirnya akan merusak kulit. Meski demikian, banyak yang mengalami ketergantungan terhadap kosmetik dan riasan wajah ini.
- Menggunakan Bedak Kotoran Burung (Jepang)
Para wanita Jepang zaman dulu khususnya para Geisha menggunakan make up super tebal hingga seluruh wajah terlihat putih menyeluruh. Ternyata rahasia di balik wajah putih ini adalah bedak yang dibuat dari campuran tepung beras dan kotoran burung. Tidak sembarang kotoran burung, yang digunakan adalah kotoran burung bul-bul karena berbentuk serbuk halus dan tidak berbau. Pengaplikasiannya tidak cukup pada wajah saja, tapi merata hingga ke lubang hidung, bibir dan kelopak mata. Makin putih wajahnya, makin cantiklah wanita tersebut.
- Menggunakan Penutup Hidung / Yapping Hullo (Suku Apatani)
Suku Apatani tinggal di lembah Ziro di negara bagian Arunachal Pradesh di India Timur. Wanita-wanita Apatani terkenal sangat cantik dan dianggap yang paling cantik di antara suku Arunachal. Saking cantiknya, mereka harus membuat diri mereka terlihat tidak menarik untuk perlindungan diri dari suku lain yang ingin memperebutkan mereka. Dari sinilah mereka kemudian memakai penutup hidung dari colokan kayu besar yang dipasang di hidung mereka, yang disebut Yaping Hullo. Aksesoris berwarna hitam ini dipakai oeh sebagian besar wanita tua suku tersebut, namun menginjak pertengahan abad ke 20 kebiasaan ini sudah mulai terkikis.
- Memanjangkan Leher (Suku Kayan)
Jika anda sedang berjalan-jalan ke Thailand, sempatkan waktu anda untuk mengunjungi pemukiman Suku Kayan. Para wanitanya berleher panjang, dikarenakan memakai kumparan / gelang kuningan sejak berusia lima tahun. Setiap kumparan atau gelang kuningan ini akan diganti dengan yang lebih panjang secara berkala. Berat kumparan kuningan tersebut yang mendorong tulang selangka turun dan menekan tulang rusuk sehingga membuat leher ini menjadi lebih panjang. Kumparan ini tidak akan dilepas, kecuali jika ingin diganti dengan yang lebih panjang. Wanita-wanita suku kayan melakukan ini demi alasan kecantikan, namun baru-baru ini, para antropologi atau ahli budaya memunculkan teori tentang tujuan dari adat unik ini, yakni agar lebih menarik, melambangkan naga (figure penting dari cerita rakyat Kayan) dan untuk mencegah harimau menerkam mereka.
- Meruncingkan Gigi (Suku Bagobo)
Gigi runcing identik dengan drakula, vampire atau binatang buas. Namun bagi wanita suku Bagobo, memiliki gigi runcing tidak menjadikan mereka seram dan menakutkan, malah justru semakin menambah kecantikan mereka. Bagi suku di Mindanao, Filipina ini, memiliki gigi tajam adalah suatu keharusan untuk menjadi yang paling cantik. Untuk mendapatkan gigi ini pun, mereka harus rela kesakitan saat meruncingkan ujung gigi yang dipahat dengan kayu atau bambu. Prosesnya tidak hanya mengerikan dan menyakitkan, tapi juga sangat lama agar bisa tajam sempurna.
- Memanjangkan Telinga (Suku Dayak)
Di pedalaman Kalimantan dimana suku Dayak tinggal, menjadi cantik adalah dengan memiliki telinga panjang yang menjuntai hingga ke leher. Tradisi menindik telinga bagi para wanita suku ini dilakukan dengan cara menggunakan anting logam atau emas yang jumlahnya terus menerus di tambah hingga membuat telinganya memanjang. Penambahan anting ini dilakukan tiap satu tahun sekali, untuk mengetahui berapa usia wanita suku dayak, cukup dengan menghitung berapa banyak anting yang menghiasi telinganya. Memiliki telinga panjang bagi mereka selain menujukan identitas dan usia, juga sebagai lambang bahwa mereka adalah keturunan bangsawan serta untuk membedakan dengan wanita yang dijadikan budak karena kalah perang atau tidak mampu membayar utang dan kecantikan. Strata sosial mereka akan semakin terangkat seiring banyaknya emas dan panjangnya telinga mereka.
- Menanamkan Lingkaran Ke Mulut (Suku Mursi)
Menjadi cantik versi suku Mursi di Ethiopia ini terbilang sangat ekstrim & aneh! Bagaimana tidak, mereka menilai kecantikan seorang wanita dari seberapa lebar ukuran mulutnya. Semakin lebar mulut seorang wanita, maka semakin cantiklah dia. Tradisi meregangkan bibir ini disebut ‘labret’ atau ‘lip plate’, dimana wanita di suku ini mulai memperbesar ukuran mulutnya pada usia yang amat belia yakni 13 hingga 16 tahun. Caranya pasti sangat sakit, karena bagian bawah mulut diiris sepanjang 1 sampai 2 cm lalu dimasukkan piringan bulat ke dalam irisan luka tersebut. Setelah 2 atau 3 minggu, piringan tersebut diganti dengan ukuran yang lebih besar hingga mencapai diameter 10 sampai 15 cm bahkan ada yang hingga 25 cm. meski sangat menyakitkan, tradisi ini harus tetap dilakukan karena bagi wanita yang menolak tradisi tersebut akan mendapatkan sanksi sosial. Piring di mulut para wanita suku Mursi ini menandakan bahwa mereka memiliki daya tahan tubuh yang kuat, kedewasaan dan kecantikan. Wah, bagaimana mereka berciuman dengan pasangannya, ya?
- Membuat Kaki Cacat (Cina)
Kaki mungil seperti dalam gambar diatas mulanya hanya dijalankan oleh wanita keturunan bangsawan dan dianggap melambangkan keindahan dan kemakmuran. Proses pembentukan kaki seroja ini dilakukan sejak anak berusia empat sampai tujuh tahun. Awalnya, kaki akan dioles dengan ramuan tumbuh-tumbuhan dan darah hewan agar lemas dan kuku kaki dipotong sedalam mungkin. Lalu semua jari-jari kaki akan ditekuk ke arah telapak kaki hingga tulang-tulangnya patah. Jari kaki yang menempel pada telapak kaki kemudian diikat erat dengan kain dan ditekuk sejajar dengan tungkai sampai ke punggung kaki lalu dibebat lagi dengan kain panjang. Hasilnya kaki akan tumbuh ideal dengan panjang 7-9 cm setelah pembebatan selama 2 tahun. Gadis tersebut akan berjalan sangat perlahan dengan bertumpu pada tumit sehingga cara berjalannya akan berlenggak lenggok. Nah, gaya berjalan inilah yang dianggap menggemaskan dan seksual bagi para pria. Namun cacat dan infeksi yang dialami kaki ini menimbulkan bau busuk sehingga wanita akan tetap mengenakan kaos kaki dan sepatu saat bercinta.
- Menjadi Gemuk (Mauritania)
Memiliki tubuh gempal bagi wanita di Mauritania melambangkan kemakmuran, juga sebagai lambang gengsi tinggi di negara yang minim akan suplai makanan tersebut. Demi menarik perhatian pria agar segera dipinang, para ibu akan terus-menerus memberi makan anak perempuannya dengan makanan berkadar lemak tinggi, karena istri gemuk dianggap sebagai sesuatu yang menggairahkan dan menggoda. Asupan makan lemak tinggi mulai diberikan sejak anak berusia 8 tahun dan akan semakin menggila menjelang usia pernikahan, yakni dengan mengkonsumsi sekitar 15.000 kalori per hari. Jika berat badan tak kunjung mencapai yang diharapkan, mereka akan dipaksa menelan pil stereoid yakni pil untuk binatang yang jika dikonsumsi dipercaya akan menambah berat badan menjadi super gemuk dengan segera. (sumber: www.top10magz.com)
Tentu
kita tak ingin mengikuti tradisi menggemukkan badan seperti diatas bukan? Sebab
selain berbahaya karena dapat
menyebabkan berbagai penyakit hingga kematian, juga menyebabkan PERUT
MENJADI BUNCIT sehingga KURANG MENARIK DIPANDANG.
Ingin
terbebas dari semua masalah diatas sehingga perut sehat & terbantu BEBAS
BUNCIT?
Konsumsilah
FIFORLIF, suplemen yang ampuh menggelontor habis sisa-sisa makanan yang sudah
mengerak bertahun-tahun dalam usus anda. Sekaligus memberi tubuh beragam
nutrisi penting yang dibutuhkannya.
Cara ORDER CEPAT via SMS :
1. Sebutkan nama
lengkap
2. Sebutkan alamat pengiriman lengkap 3. Sebutkan berapa box FIFORLIF 4. Sebutkan Bank yang akan anda gunakan untuk transfer
Kirim ke no hp :
081315787252
|
Contoh SMS :
Dewi Shanti, pesan 2 box FIFORLIF, Jl Cirebon Raya No.10 RT 01 RW02 Kelurahan Wetan Kecamatan Kulon, Yogya 18750 - jawa tengah, via BCA
Dewi Shanti, pesan 2 box FIFORLIF, Jl Cirebon Raya No.10 RT 01 RW02 Kelurahan Wetan Kecamatan Kulon, Yogya 18750 - jawa tengah, via BCA
Kirim ke no : 081315787252
- Selanjutnya kami akan
membalas total harga + ongkos kirim + rek bank.
- Konfirmasikan pembayaran anda setelah transfer via SMS
- Paket dikirim rapi (polos untuk menjaga privacy anda)
- Konfirmasikan pembayaran anda setelah transfer via SMS
- Paket dikirim rapi (polos untuk menjaga privacy anda)
Semoga
tubuh yang sehat & kehidupan yang bahagia
terjadi dalam hidup Anda!












Tidak ada komentar:
Posting Komentar